Keluarga merupakan tempat pertama untuk seseorang bisa belajar
tentang cinta, kasih, disiplin, dan berbagai keterampilan hidup lainnya.
Sehingga, orang tua berperan sangat penting dalam perkembangan Si kecil. Untuk
itu, sangat diharapkan ayah dan ibu berperan aktif dalam mendidik anak.
Selama ini mungkin kita lebih sering mendengar kedekatan anak
dan ibu, namun bagaimana dengan Ayah? Apakah tanggung jawab hanya sekedar
menjadi kepala keluarga dan mencari nafkah bagi keluarga? Tentu tidak,
anak-anak juga membutuhkan perhatian dan pengajaran dari seorang ayah. Berikut
sembilan hal yang lebih baik diajarkan oleh ayah kepada anak:
1. Responsif
Sosok ayah yang responsif adalah langkah awal yang diperlukan
untuk membangun hubungan yang baik dengan Si kecil. Hargai usaha mereka dalam
melakukan sesuatu, seperti saat dia menunjukkan hasil gambar dan tulisannya,
atau membantu Anda. Pujian dari Sang ayah dapat membuatnya semakin semangat
untuk melakukan dan memberikan yang terbaik darinya.
2. Penghargaan diri
Untuk ini, seorang ayah harus aktif dan sepenuhnya terlibat
dalam kehidupan anak. Jangan segan untuk memberitahu Si kecil, bahwa Anda
sangat menyayanginya dan dia adalah harta paling berharga dalam hidup
Anda. Selain lebih bisa menghargai dirinya, kata-kata positif ini
sekaligus membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan lebih percaya
diri.
3. Menepati janji
Dari ayah mereka bisa belajar tentang pentingnya menepati janji.
Janji yang Anda ucapkan adalah dasar yang membangun hubungan Anda dan Si kecil.
Jangan berikan harapan kosong pada anak, bila Anda sudah berjanji maka
tepatilah.
4. Disiplin
Kasar berbeda dengan tegas. Bila anak berbuat salah, jangan
pernah menghukum mereka dengan kekerasan dan perlakuan kasar. Amarah dan emosi
tidak akan membuat anak mengerti kesalahannya. Berikan penjelasan hingga dia
mengerti mana yang bisa atau yang tidak bisa dilakukan olehnya.
Karena ketidaktahuan mereka, maka anak-anak perlu dibimbing
untuk melakukan sesuatu secara wajar, batasan-batasan yang tidak boleh
dilanggar, mengisi waktu dengan baik, tanggung jawab, dan yang paling utama
adalah kegembiraan saat melaksanakannya.
5. Pemandu
Terutama saat anak sudah memasuki usia remaja. Karena saat itu,
anak akan menerima banyak informasi dan pengaruh di luar keluarga. Untuk itu,
jadilah sahabatnya. Berikan mereka kesempatan untuk bertanya tentang apapun
itu. Baik itu tentang berpacaran, bahaya rokok, seks, dan lain sebagainya.
Karena di usia ini, keingintahuan anak sangat tinggi. Daripada
mereka mendapat informasi yang salah di luar sana, bukankah lebih baik bila
mereka datang kepada Anda dan bertanya tentang masalah pribadi mereka?
6. Role model
Menjadi teladan adalah jawaban agar anak bisa mematuhi aturan
keluarga. Selain itu, anak-anak juga membutuhkan Anda sebagai panutan. Sadar
atau tidak, anak laki-laki Anda akan tumbuh menjadi seperti Anda. Sedangkan
anak perempuan, akan mencari pria dengan karakter seperti ayahnya. Oleh sebab
itu, beri mereka gambaran seorang ayah dan laki-laki yang dapat mereka
banggakan.
7. Keterampilan hidup
Rumah adalah tempat yang sangat penting untuk anak-anak belajar
tentang keterampilan hidup. Dan ayah berkesempatan untuk mengajarkan mereka
keterampilan untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab, mandiri,
produktif, dan sehat.
8. Toleransi
Saat Anda menghabiskan waktu dengan anak-anak, berikan ruang
untuk mereka. Beri mereka kesempatan untuk mengungkapkan pendapatnya, belajar,
bereksperimen, dan belajar saling menghargai.
9. Cinta
Dan paling penting adalah cinta. Bukan hanya kata, namun beri
waktu kebersamaan yang berkualitas untuk mereka bisa menikmati kasih sayang
dari Anda. Anak-anak yang merasa dicintai lebih mungkin untuk mengembangkan
ikatan emosional yang kuat dengan Ayah. Mereka juga lebih bisa untuk
mengembangkan kepercayaan diri yang positif.
Sumber : Metrotvnews/Jawaban.com by tk

0 ulasan:
Catat Ulasan