Austria menjadi salah satu tujuan favorit turis saat musim panas
lantaran memiliki sebuah keajaiban alam yang berbeda. Di sana terdapat sebuah
taman bawah air yang bisa dijadikan sebagai pusat penyelaman (diving) yang unik
dan berbeda. Lalu mengapa taman tersebut berubah menjadi danau?
Saat musim dingin, tempat ini difungsikan sebagai taman biasa
bagi para pendaki beristirahat sebelum melakukan pendakian. Terdapat deretan
bangku-bangku kayu yang terdapat di sudut-sudut taman serta jalur setapak yang
biasa dilewati para pengunjung.
Namun saat musim panas, taman kecil itu pun berubah menjadi
genangan air yang luas. Lantaran letaknya tepat di bawah kaki pegunungan salju
Hochshwab, Tragoess, Stryia, Austria. Setiap musim panas tiba, es pegunungan
akan mencair menjadi titik-titik air dan mengalir menuju taman. Kedalaman air
bahkan bisa mencapai 12 meter.
Dengan itu, banyak pendaki yang akhirnya memanfaatkan Green Lake
sebagai tempat penyelaman yang berbeda. Airnya yang berwarna hijau seperti
zamrud menjadi cikal bakal disematkannya nama ‘der Gruene See’ atau ‘Green
Lake’. Para penyelam bisa menikmati keindahan bawah air danau yang persis
seperti taman saat musim dingin. Pepohonan dan rumput yang tenggelam tidak akan
layu dan kehilangan kesegarannya karena matahari musim panas terus memberi
asupan cahaya yang cukup. Tak hanya itu, para penyelam juga bisa menemukan
ikan-ikan kecil yang berenang di sekitaran taman bawah air tersebut.
Jika tak ingin menyelam, pengunjung juga bisa hanya sekedar
menikmati indahnya danau dari daratan atau sekedar berenang di tepian danau.
Taman bawah air ini bisa dinikmati selama hampir enam bulan. Lalu air
berangsur-angsur akan surut kembali.
Sumber : Daily
Mail/jawaban.com/ls
0 ulasan:
Catat Ulasan